
Dalam dunia trading, 'order' adalah instruksi yang Anda berikan kepada platform trading untuk membeli atau menjual aset, seperti saham, mata uang, atau cryptocurrency. Memahami berbagai jenis order sangat penting untuk mengeksekusi strategi trading dengan tepat, mengelola risiko, dan memanfaatkan peluang pasar.
Artikel ini akan membahas 7 jenis order dalam trading yang wajib Anda ketahui, lengkap dengan contoh penerapannya di pasar crypto tahun 2026.
Poin Penting
- Market order dieksekusi segera pada harga pasar terbaik.
- Limit order memungkinkan Anda menentukan harga beli atau jual tertentu.
- Stop order membantu membatasi kerugian atau mengamankan profit.
- OCO (One-Cancels-the-Other) menggabungkan dua order untuk manajemen risiko.
- Pahami perbedaan order untuk memilih yang sesuai dengan strategi Anda.
Jenis-Jenis Order dalam Trading
Berikut adalah 7 jenis order yang umum digunakan dalam trading crypto:
1. Market Order
Market order adalah instruksi untuk membeli atau menjual aset segera pada harga pasar saat ini. Order ini akan dieksekusi secepat mungkin pada harga terbaik yang tersedia. Cocok untuk eksekusi cepat, tetapi harga akhir bisa sedikit berbeda dari harga yang terlihat karena volatilitas.
2. Limit Order
Limit order memungkinkan Anda menetapkan harga tertentu untuk membeli atau menjual. Order hanya akan dieksekusi jika harga pasar mencapai level tersebut atau lebih baik. Ini memberi kontrol lebih besar atas harga, tetapi tidak menjamin eksekusi jika harga tidak mencapai level yang ditentukan.
3. Stop Order
Stop order (stop-loss) digunakan untuk membatasi kerugian atau melindungi profit. Order ini akan aktif ketika harga mencapai level stop yang ditentukan, kemudian menjadi market order. Ada dua jenis: stop buy (untuk posisi short) dan stop sell (untuk posisi long).
4. Stop-Limit Order
Stop-limit order menggabungkan stop order dan limit order. Ketika harga mencapai stop price, order akan menjadi limit order pada harga limit yang ditentukan. Ini memberikan kontrol lebih, tetapi ada risiko order tidak tereksekusi jika harga bergerak cepat melewati limit.
5. Trailing Stop Order
Trailing stop order adalah stop order yang bergerak mengikuti harga. Jika harga bergerak menguntungkan, level stop ikut bergerak, tetapi jika harga berbalik, order akan dieksekusi. Ini membantu mengunci profit secara otomatis.
6. Day Order
Day order adalah order yang hanya berlaku selama satu hari trading. Jika tidak tereksekusi hingga akhir sesi, order akan otomatis dibatalkan. Cocok untuk trader yang tidak ingin order menggantung.
7. One-Cancels-the-Other (OCO)
OCO adalah kombinasi dua order (biasanya limit order dan stop order) di mana jika satu order tereksekusi, order lainnya otomatis dibatalkan. Ini berguna untuk mengelola risiko dan memastikan hanya satu posisi yang terbuka.
Untuk memahami lebih dalam tentang perbedaan order, baca juga: Market Order vs Limit Order dan Perbandingan Limit, Market, dan Stop Order.
Contoh Order dalam Trading Crypto
Misalnya, Anda ingin membeli Bitcoin saat harganya turun ke $30.000. Anda dapat memasang limit buy order di harga tersebut. Jika harga mencapai $30.000, order akan tereksekusi. Sebaliknya, jika Anda sudah memiliki Bitcoin dan ingin menjual saat harga naik ke $40.000, Anda bisa memasang limit sell order.
Untuk melindungi posisi, Anda bisa menggunakan stop-loss order. Misalnya, Anda membeli Bitcoin di $35.000 dan memasang stop-loss di $33.000. Jika harga turun ke $33.000, order akan tereksekusi untuk membatasi kerugian.
Pelajari juga cara membaca order book untuk memahami likuiditas pasar: Cara Membaca Order Book.
Strategi Menggunakan Order dalam Trading
Pemilihan jenis order harus disesuaikan dengan strategi trading Anda. Untuk strategi jangka pendek seperti day trading atau scalping, market order dan limit order sering digunakan. Untuk investasi jangka panjang, Anda bisa memanfaatkan limit order untuk membeli di harga yang diinginkan.
Manajemen risiko juga penting. Gunakan stop-loss untuk membatasi kerugian. Pelajari lebih lanjut tentang manajemen risiko trading kripto dan stop loss.
Tabel Perbandingan
Kesimpulan
Memahami 7 jenis order dalam trading adalah fondasi untuk menjadi trader yang lebih disiplin dan strategis. Dengan menggunakan order yang tepat, Anda dapat mengoptimalkan entry dan exit, mengelola risiko, dan meningkatkan peluang profit. Mulai praktikkan penggunaan order ini di platform trading Anda.
Naikkan level investasimu dengan Mobee, aplikasi trading crypto yang sudah berizin dan diawasi OJK. Download Mobee App sekarang di App Store atau Google Play untuk mulai trading dengan berbagai fitur order yang lengkap!
Kunjungi Mobee untuk informasi lebih lanjut.


